Kesenjangan Ekonomi di Jawa Timur Didominasi Kota, Tertinggi Nomor Tiga Surabaya

10 Besar Rasio Gini di Jawa Timur 2022

Mauli.id. -Sebagai daerah Upper Middle Income (daerah berpenghasilan tinggi) Jawa Timur masih diselimuti dengan dengan berbagai masalah termasuk kesenjangan ekonomi, Hal ini terlihat dari indeks kesenjangan yang cukup tinggi di beberapa daerah di Jawa Timur.

Jawa Timur adalah salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar, sekitar 40 juta jiwa. Meskipun begitu, provinsi ini masih mengalami kesenjangan ekonomi yang cukup tinggi antara daerah satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan data tahun 2022, daerah dengan indeks kesenjangan tertinggi di Jawa Timur didominasi oleh kota-kota seperti Kota Malang, Kota Madiun, dan Kota Surabaya.

Indeks kesenjangan di daerah-daerah tersebut mencapai lebih dari 0,38, yang menunjukkan adanya ketimpangan yang cukup besar antara kelompok masyarakat yang kaya dan miskin.

Kesenjangan ekonomi yang tinggi di Jawa Timur menunjukkan adanya perbedaan dalam hal akses terhadap sumber daya dan kesempatan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.

Oleh karena itu, diperlukan upaya dan program yang lebih fokus dalam mengatasi kesenjangan ekonomi di daerah-daerah yang terkena dampak yang lebih besar.

Kesenjangan ekonomi di Jawa Timur masih menjadi masalah yang perlu ditangani dengan serius. Hal ini terbukti dari adanya daftar kesenjangan tertinggi di Jawa Timur yang didominasi oleh kota-kota besar.

Kota Malang menempati peringkat pertama dengan indeks kesenjangan sebesar 0,421 pada tahun 2022. Kota ini merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur dan memiliki banyak potensi investasi. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi mengindikasikan adanya masalah dalam distribusi dan pemerataan ekonomi yang stagnan.

Kota Madiun menempati peringkat kedua dengan indeks kesenjangan sebesar 0,398 pada tahun 2022. Meskipun merupakan kota kecil, Madiun memiliki potensi sebagai kota industri dan pertanian. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat laju pertumbuhan kesejahteraan masyarakat dan perkembangan potensi ekonomi di kota ini.

Kota Surabaya menempati peringkat ketiga dengan indeks kesenjangan sebesar 0,388 pada tahun 2022. Sebagai ibu kota Jawa Timur, Surabaya merupakan kota dengan potensi ekonomi yang besar.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sebelum
tinggalkan halaman

Mauli.id diperkuat oleh jaringan dan tim profesional, pengembang, analis, dan tim editor yang butuh dukungan untuk bisa memproduksi konten secara rutin.

Artikel Terbaru