Kesenjangan Ekonomi di Jawa Timur Didominasi Kota, Tertinggi Nomor Tiga Surabaya

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya sulit terlepas dari berbagai masalah sosial, bahkan dengan kapasitas APBD kota tertiggi se Indonesia kemampuan fiskal kota surabya sangat tinggi.

Namun demikian, kesenjangan ekonomi yang terjadi di kota Surabaya dengan indek kesenjangan tinggi dapat menghambat perkembangan potensi ekonomi di kota ini.

Kota Blitar menempati peringkat keempat dengan indeks kesenjangan sebesar 0,381 pada tahun 2022. Meskipun merupakan kota kecil, Blitar memiliki potensi pariwisata dan pertanian. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat perkembangan potensi ekonomi di kota ini.

Kota Mojokerto menempati peringkat kelima dengan indeks kesenjangan sebesar 0,381 pada tahun 2022. Kota ini merupakan kota industri kecil yang terletak di antara Surabaya dan Kediri.

Kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat perkembangan potensi ekonomi di kota ini. Perlu inisiatif kebijakan yang efektif untuk bisa lepas dari bayang-bayang masalah pemerataan ekonomi yang sampai detik ini belum maksimal.

Baca Juga:  Garis Kemiskinan Jawa Timur 2022 Meningkat, Tertinggi dalam Delapan Tahun Terakhir

Kabupaten Sidoarjo menempati peringkat keenam dengan indeks kesenjangan sebesar 0,373 pada tahun 2022.

Sidoarjo merupakan daerah dengan kapasitas APBD yang tinggi di Jawa Timur, Sidoarjo yang terletak di dekat Surabaya dan memiliki potensi industri dan pertanian yang besar. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat perkembangan potensi ekonomi di kota ini.

Peningkatan pembangunan infrastruktur dan akses ekonomi perlu didesain dengan efektif, termasuk pembenahan di sektur hulu yang selama ini belum mencerminkan keberpihakannya pada masyarakat kecil.

Kota Kediri menempati peringkat ketujuh dengan indeks kesenjangan sebesar 0,371 pada tahun 2022. Meskipun merupakan kota kecil, Kediri memiliki potensi sebagai kota industri dan pertanian. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat laju perkembangan kesejahteraan masyarakat dan potensi ekonomi di kota ini.

Baca Juga:  Problematik: Anggaran Pendidikan Surabaya 17,6%

Kabupaten Malang menempati peringkat kedelapan dengan indeks kesenjangan sebesar 0,368 pada tahun 2022. Kabupaten ini terletak di sekitar Kota Malang dan memiliki potensi pariwisata dan pertanian.

Namun, kesenjangan ekonomi menjadi indicator yang suram melihat tumbuh lajunya pertumbuhan ekonomi dan dinamika sosial di Kabupaten Malang.

Kabupaten Bondowoso menempati peringkat kesembilan dengan indeks kesenjangan sebesar 0,365 pada tahun 2022. Kabupaten ini terletak di bagian timur Jawa Timur dan memiliki potensi sebagai daerah pertanian dan perkebunan. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat perkembangan potensi ekonomi di kabupaten ini.

Kabupaten Gresik menempati peringkat kesepuluh dengan indeks kesenjangan sebesar 0,363 pada tahun 2022. Kabupaten ini terletak di sebelah utara Surabaya dan memiliki potensi industri dan pelabuhan yang besar. Namun, kesenjangan ekonomi yang tinggi dapat menghambat perkembangan potensi ekonomi di kabupaten ini semakin melebar.

Baca Juga:  Indeks Pembangunan Manusia Surabaya Tertinggi, Berikut Data Lengkapnya IPM se-Jatim 2022

Penanganan kesenjangan ekonomi di Jawa Timur menjadi tantangan yang cukup besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat.

Dengan adanya data dan informasi yang akurat mengenai daerah-daerah yang mengalami kesenjangan, diharapkan dapat memudahkan pemerintah dalam mengambil kebijakan dan program yang tepat sasaran.

Upaya pengentasan kesenjangan ekonomi dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari meningkatkan akses pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat.

Disamping itu, pemerintah daerah juga perlu memberikan dukungan dan akses ke pasar untuk pengusaha kecil dan menengah, hingga mendorong investasi di daerah-daerah yang terpinggirkan.

Oleh: mf

Terkait

Sebelum
tinggalkan halaman

Mauli.id diperkuat oleh jaringan dan tim profesional, pengembang, analis, dan tim editor yang butuh dukungan untuk bisa memproduksi konten secara rutin.

Terkini

Populer