Rata-rata Realisai Balanja APBD Kota Surabaya 89 Persen, Tertinggi 2019

Mauli.id-Belanja Daerah merupakan salah satu indikator utama dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan Belanja Daerah berperan penting dalam meningkatkan pelayanan publik serta pembangunan infrastruktur di suatu wilayah. Di Kota Surabaya, terdapat beberapa capaian atau realisasi Belanja Daerah dalam lima tahun terakhir, mulai dari tahun 2018 sampai dengan 2022.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Kota Surabaya berhasil menunjukkan kinerja yang cukup baik meski belum pernah mencapai realiasi 100 persen.

Belanja APBD Kota Surabaya dalam lima tahun terkahir terdapat beberapa penurunan persentase realisasi belanja pada tahun-tahun tertentu, namun secara keseluruhan, kinerja Belanja Daerah Kota Surabaya tetap tergolong baik dan terarah.

Berdasarkan data yang ada dalam LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban) Pemerintah kota surabaya, terdapat peningkatan target Belanja Daerah yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Surabaya. 

Meskipun demikian, perlu adanya evaluasi secara berkala dalam penggunaan Belanja Daerah agar dapat mengoptimalkan sumber daya dan mencapai target yang ditetapkan.

Berikut data Realisasi Belanja Daerah pada APBD Kota Surabaya dalam Lima tahun terkahir :

Pada tahun 2018, Kota Surabaya menargetkan belanja daerah sebesar 9.26T. Namun, realisasi belanja yang tercapai hanya sebesar 8.17T atau sekitar 88% dari target yang ditetapkan. Meskipun tidak mencapai target yang ditetapkan, namun persentase realisasi belanja pada tahun 2018 masih cukup baik.

Pada tahun 2019, Kota Surabaya menargetkan belanja daerah sebesar 9.93T. Namun, realisasi belanja yang tercapai jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebesar 9.16T atau sekitar 92% dari target yang ditetapkan.

Pada tahun 2020, Kota Surabaya menargetkan belanja daerah sebesar 8.9T. Realisasi belanja yang tercapai sebesar 8TT atau sekitar 90% dari target yang ditetapkan. Meskipun terjadi penurunan persentase realisasi belanja dibandingkan tahun sebelumnya, namun persentase tersebut masih di atas 87%.

Sedangkan pada tahun 2021, Kota Surabaya menargetkan belanja daerah sebesar 8.98T. Namun, realisasi belanja yang tercapai hanya sebesar 7.81T atau sekitar 87% dari target yang ditetapkan. 

Terjadi penurunan persentase realisasi belanja yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, namun hal tersebut dapat dimaklumi mengingat situasi pandemi COVID-19 yang berdampak pada kegiatan pembangunan di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2022, Kota Surabaya menargetkan belanja daerah sebesar 10.63T. Realisasi belanja yang tercapai sebesar 9.44T atau sekitar 89% dari target yang ditetapkan. 

Meskipun target belanja yang ditetapkan cukup tinggi, namun realisasi belanja pada tahun 2022 masih cukup baik dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan dalam lima tahun terahir Belanja Daerah Kota Surabaya belum pernah mencapai 100 persen dari yang sudah ditargetkan. rata-rata belanja daerah dalam lima tahun terakhir 9,5T namun realisasinya 8,5T atau sekitar 89 persen.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Sebelum
tinggalkan halaman

Mauli.id diperkuat oleh jaringan dan tim profesional, pengembang, analis, dan tim editor yang butuh dukungan untuk bisa memproduksi konten secara rutin.

Artikel Terbaru